a

Breaking

Showing posts with label Prinsip Kerja. Show all posts
Showing posts with label Prinsip Kerja. Show all posts

Sunday, January 10, 2016

10:43 AM

Kembang Api

Kembang Api

foto: pixabay.com


Dalam acara tahun baru seperti kemarin, tentunya ada satu hal yang tak pernah dilupakan atau mungkin sekarang malah jadi seperti sebuah keharusan yang harus ada disetiap perayaan hari-hari besar terutama tahun baru dan itu adalah kembang api. Nyala kembang api yang berwarna-warni dan beraneka ragam tentunya akan semakin menceriakan suasana kegembiraan yang ada. Nah mungkin banyak dari kita yang sering bertanya-tanya bagaimana kembang api bisa memunculkan "keajaibannya" yang bisa dijelaskan secara ilmiah tentunya.

Kembang api berbeda dengan petasan yang umumnya terdiri dari bubuk mesiu dengan durasi yang cukup pendek sedangkan kembang api mempunyai durasi yang lebih panjang dan memancarkan cahaya yang cukup terang. Pada umumnya kembang api terdiri dari:

  • Bahan bakar

  • Oksidator

  • Bubuk besi atau baja

  • Perekat


Bahan bakar kembang api biasanya menggunakan arang dan belerang. Oksidator menggunakan kalium nitrat. Sedangkan untuk perekatnya menggunakan pati atau gula. Seluruh bahan ini kemudian dicampur dan ditambahkan air, campuran ini kemudian dijadikan pelapis untuk kawat dengan cara dicelup atau mungkin juga dituang. Setelah itu dibiarkan mengering, jika komposisinya pas maka jadilah kembang api.

Untuk membuat kembang api yang terang pada kembang api ditambahkan beberapa jenis logam seperti alumunium, besi, baja, seng, magnesium. Logam logam tersebut dipanaskan dalam suhu yang tinggi hingga berpijar dan memancarkan cahaya dan beberapa jenis bahan kimia ditambahkan untuk memancarkan warna yang berbeda.

Aerial Fireworks

aerialshell1

bentuk fisik aerial fireworks


Aerial Fireworks atau kembang api udara inilah yang sering dilihat pada saat malam perayaan tahun baru. Kembang api jenis ini biasanya bentuknya lumayan besar dan berbentuk shell yang terdiri dari beberapa bagian:

  • Container.
    Container ini terbuat dari kertas yang digunakan untuk membungkus isi dari kembang api.



  • Stars.
    Berbentuk bola, kubus dan silinder, bagian ini adalah bagian inti dari kembang api yang memancarkan warna.



  • Bursting charge.
    Bursting charge mirip seperti petasan, yang akan meledak di udara dan membakar stars.



  • Fuse.
    Fuse atau sumbu digunakan sebagai timer atau pewaktu yang akan menyalakan kembang api pada ketinggian tertentu.


Pada Aerial Fireworks ini diperlukan juga sebuah mortar yang digunakan untuk menerbangkan shell ini, mortar ini terbuat dari pipa besi y. Ketika kembang api dinyalakan mesiu didalam akan meledak dan mendorong shell terbang, ledakan tersebut juga kan menyalakan sumbu timer atau pewaktu pada kembang api sehingga pada ketinggian tertentu kembang api ini akan meledak.

mortar

foto: nhpr.org


Shell sederhana terdiri dari sebuah tabung kertas yang berisi stars dan bubuk mesiu. Stars ini terdiri dari berbagai macam bentuk dengan ukuran seperti kacang atau uang logam yang terdiri dari berbagai senyawa kimia.

Stars dimasukkan kedalam tabung lalu diisi dengan bubuk mesiu. Ketika sumbu dinyalakan bubuk mesiu akan meledak dan melemparkan stars yang menyala ke segala arah.

Pada Shell Multibreak, proses yang terjadi lebih rumit lagi karena mempunyai dua atau tiga fase ledakan. Shell Multibreak ini dapat terdiri dari shell yang diisi dengan shell lainnya atau mungkin juga terdiri dari beberapa bagian tanpa menggunakan shell tambahan. Shell ini harus dirakit sedemikian rupa agar setiap bagian meledak secara berurutan untuk menghasilkan efek terpisah yang berbeda.

Pola Kembang Api


Pada perkembangannya kembang api modern mempunyai berbagai macam pola yang berbeda. Pola ini dapat dibentuk dengan mengatur bentuk dan jarak kerapatan antara stars satu dengan lainnya.

Berdasarkan pola  dan efek yang dihasilkan shell kembang api dapat dibagi dalam beberapa macam seperti:

  • Palm Shell.
    Pola ini menghasilkan efek yang berbentuk seperti pohon palem. Kembang api meluncur keatas seperti komet besar yang mempunyai isi berbentuk silinder yang kemudian menyebar setelah meledak di udara lalu jatuh dengan membentuk garis melengkung.

    palmfoto: osoyoostimes.com



  • Round Shell.
    Kembang api yang meledak dalam bentuk bola dengan stars yang berwarna.Round Shell

    foto: 123rf.com



  • Ring Shell.
    Pada kembang api ini stars dirancang agar menyala pada jarak tertentu setelah meledak/terpisah dari shell utama. Efek ini menghasilkan pola kembang api seperti bentuk cincin.ring-shells

    foto: skylighter.com



  • Willows Shell.
    Terdiri dari stars yang mempunyai komposisi arang yang cukup tinggi yang mengakibatkan stars bersinar dengan waktu lama bahkan mungkin ada yang tetap bersinar sampai menyentuh tanah sehingga terlihat seperti pohon willow/dedalu.willow shell

    foto: astrolovecosmos.tumblr.com



  • Roundel Shell.
    Mirip dengan round shell namun dengan jarak stars yang lebih jauh dan lebih lama menyalanya.roundel shell

    foto: pinterest.com



  • Chrysanthemum Shell.
    Semburan kembang apinya terlihat seperti bunga krisan.Chrysanthemum shell

    foto: windsorkaboom.com



  • Pistil Shell.
    Mirip seperti chrysanthemum shell namun dengan inti dengan warna yang berbeda dengan stars yang yang ada disekelilingnya.
    pistil fireworks

    foto:flickr.com



  • Maroon Shell.
    Kembang api yang membuat suara ledakan yang cukup keras.

  • Serpentine Shell.
    Semburan kembang api yang memencarkan tabung bom kecil yang menyebar secara acak dan berujung pada ledakan stars.

     IF
    foto: hisandhersdiy.com




Warna Kembang Api


Agar lebih menawan pada kembang api ini juga ditambahkan berbagai warna. Pewarnaan ini dapat dilakukan dengan menambahkan unsur pada stars, karena setiap unsur mempunyai warna yang berbeda yuk simak informasi berikut ini:



      • Merah: Strontium Salts, Strontium Nitrate, Strontium Carbonate, Strontium Sulfate, Strontium Chloride.

      • Jingga: Calsium Salts, Calcium Carbonate, Calsium Chloride, Calsium Sulfate.

      • Kuning: Sodium Salts, Sodium Bicarbonate, Sodium Nitrate, Sodium Chloride.

      • Hijau: Barium Salts, Barium Nitrate, Barium Carbonate, Barium Chloride, Barium Chlorate.

      • Biru: Copper (tembaga) Salt, Copper Chloride, Copper Carbonate, Copper Oxides

      • Ungu: Campuran antara copper (tembaga) dan strontium.

      • Perak: Magnesium putih dan Alumunium.

      • Putih: Burning Metal Magnesium, Alumunium, Titanium.




Jika kamu menyukai artikel ini silahkan share ya ke teman-teman kamu.

 

Saturday, February 8, 2014

5:15 PM

Prinsip Kerja Setrika

Setrika merupakan alat vital yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan rumah tangga sehari-hari. Tahukah kalian jika pada zaman dahulu setrika yang digunakan adalah setrika yang berbahan bakar arang? Dimana arang dibakar terlebih dahulu sampai mencapai temperatur yang coock dengan bahan pakaian yang akan dikenai setrika.

Namun setrika arang telah ditinggalkan karena ketidakpraktisan dalam penggunaannya di masa kini. Pengganti setrika arang tersebut adalah setrika listrik yang relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran.

Maka dari itu, menarik untuk mengetahui bagaimana prinsip kerja setrika listrik. Namun sebelumnya, akan lebih mudah jika kita terlebih dahulu berkenalan dengan material penyusun setrika listrik tersebut.

setrika ayam jago

Secara umum, ada 6 komponen dari setrika listrik dengan fungsinya masing-masing. Yang pertama adalah Elemen Pemanas. Elemen pemanas berfungsi sebagai sumber panas setrika listrik, yaitu menggunakan kawat berbahan nikelin dengan bentuk pipih yang dililitkan pada lembaran mika, dibentuk sedemikian rupa hingga cocok dengan bentuk alas setrika. Jadi panas yang dihasilkan dapat tersebar secara merata.

Elemen pemanas ini tidak terhubung dengan badan setrika. Pada setrika model lain, kawat nikelin digulung menyerupai spiral dan dimasukkan ke dalam pipa sebagai pelindung. Supaya arus listrik tidak mengalir masuk ke badan setrika, antara pipa dengan spiral nikelin diisolasi dengan bahan berupa oksida magnesium.

Pada setrika model jadul, spiral nikelin diberi selongsong dari batu tahan api sebagai pelindung, sekaligus sebagai isolator.

Komponen kedua adalah Besi Pengumpul Panas (alas). Komponen ini, yang sekaligus berperan sebagai bagian alas/dasar dari setrika, berbentuk rata yang dilapisi oleh bahan anti lengket dan anti karat. Bagian ini harus selalu dalam keadaan bersih karena langsung berhubungan dengan objek yang dipanasi (pakaian).

Komponen selanjutnya adalah Besi Pemberat. Pada setrika model lama dilengkapi dengan komponen besi pemberat, karena faktor daya rata-rata setrika #listrik yang sekitar 350 watt, sedangkan objek yang disetrika kebanyakan berupa berbahan jenis katun, dimana proses pelicinannya membutuhkan tekanan yang cukup kuat.

Pada setrika listrik model baru tidak lagi dilengkapi dengan komponen ini, karena bahwa objek yang disetrika mayoritas sudah berasal dari bahan sejenis sintetis dan bertekstur lebih lembut.

Komponen selanjutnya adalah Tutup dan Pemegang Setrika. Tutup setrika digunakan sebagai pelindung bagian dalam setrika yang dialiri arus listrik, juga berfungsi agar panas tidak terepas langsung ke udara luar. Sedangkan pemegang setrika biasanya terbuat dari bahan yang tidak mengalirkan arus listrik dan panas.

Untuk itu, bagian komponen ini biasanya terbuat dari ebonit, kayu, atau karat. Selanjutnya adalah Terminal dan Kabel Penghubung. Komponen ini berfungsi sebagai penghubung rangkaian dalam setrika dengan sumber tegangan melalui kabel penghubung. Beberapa model setrika menggunakan terminal sebagai tempat persambungan antara ujung kawat elemen yang tersambung dengan steker, dengan kabel penghubung dari luar yang tersambung dengan kontra steker. Jadi saat setrika tidak digunakan, kabel penghubung dapat disimpan terpisah dari setrikanya.

Komponen terakhir adalah Pengatur Panas. Setrika dengan pengatur panas otomatis memakai komponen tambahan berupa thermostat yang bermaterikan bahan bimetal, yaitu satu lempengan yang disatukan dari lempeng dua logam yang berlainan koefisien muai panjangnya.

Jika lempengan ini dikenai panas, maka salah satu jenis logamnya akan memuai terlebih dahulu, sehingga lempengan gabungan tadi membengkok, yang arah bengkoknya dimanfaatkan untuk menghubungkan kontak. Jadi saat panas berlebihan, kontak akan memutus dan elemen pemanas tidak dialiri arus listrik lagi, namun saat panasnya mulai rendah lagi kontak akan terhubung kembali dan arus listrik mengalir lagi melalui elemen pemanas. Sehingga, kondisi panas dapat dipertahankan sesuai dengan suhu yang diinginkan.

Sekarang kita masuk ke bagian yang seru. Bagaimana sih prinsip kerja setrika listrik? Ternyata, setrika listrik itu sendiri dikategorikan lagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1) Setrika Listrik Biasa dengan Pengatur Panas

Setrika jenis ini lebih baik dibandingkan jenis kedua. Terutama dengan adanya pengatur suhu yang dapat mengatur tersambung tidaknya sumber listrik pada setrika. Keadaan ini menjamin terhindarnya pengguna dari kemungkinan panas setrika yang berlebihan. Suhu setrika dapat diatur berdasarkan kebutuhan panas jenis kain yang akan disetrika. Posisi pengatur suhu umumnya terletak di bawah gagang setrika.

2) Setrika Listrik Tanpa Pengatur Panas

Setrika ini merupakan jenis setrika yang paling sederhana. Setelah kabel disambungkan pada sumber listrik, maka arus listrik akan mengalir menuju elemen, lalu setrika perlahan-lahan menjadi panas. Keadaan yang dibiarkan terjadi terus-menerus akan menyebabkan kerusakan pada setrika karena terlampau panas.
4:52 PM

Prinsip Kerja Rice Cooker

Rice cooker adalah peralatan memasak yang tidak bisa dipisahkan dari dapur keluarga Indonesia saat ini. Fungsinya sederhana, namun krusial untuk menghemat waktu, apalagi bagi ibu rumah tangga yang sekaligus bekerja setiap harinya. Alat penanak nasi ini juga adalah salah satu perangkat yang wajib ada di berbagai rumah makan dan restoran, karena masa kini rice cooker sudah bisa digunakan dalam dua fungsi, sebagai menanak nasi dan mode magic jar (menjaga nasi tetap hangat).


Bila dikategorikan secara umum, ada 6 komponen utama dalam rice cooker dengan fungsinya masing-masing. Yang pertama adalah Cast Heater, bentuknya berupa alat yang menyatu dengan logam. Komponen ini menghasilkan daya sekitar 300-400 watt, tergantung dari jenis rice cooker.

Ini adalah komponen paling penting, rice cooker sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki bila ada kerusakan di bagian ini. Selanjutnya adalah Mica heater / termistor, berwujud heater yang ditutupi dengan sejenis kertas yang berfungsi saat proses pemanasan.


Komponen ini juga berfungsi seperti termistor, memiliki tahanan bertambah besar seiring semakin meningkatnya suhu. Bertambahnya tahanan maka mengurangi tegangan yang masuk dan daya panas yang dihasilkan akan berkurang. Sehingga mampu menjaga panas rice cooker saat warming agar suhunya stabil di kisaran 70-80 derajat celcius.


Selanjutnya adalah #Thermostat. Dalam komponen ini terdapat magnet dan pegas, dimana gaya magnet akan lebih besar dari gaya pegas pada suhu ruangan. Bagian metal dari thermostat (bagian yang langsung kontak dengan panci wadah nasi) mengambil sensor panas dari panci apakah suhunya sudah menembus kurang lebih 134 derajat celcius atau belum.


Apabila metal bila terkena suatu panas, maka menyebabkan daya magnet menurun sehingga gaya pegas akan lebih besar dari gaya magnet. Sehingga, pegas menjauh dari magnet lalu menekan tuas, dan terakhir tuas menekan saklar.


Komponen keempat adalah Thermal Fuse, yang berfungsi untuk sebagai pemutus arus bila panas melebihi kewajaran. Salah satunya disebabkan karena adanya kerusakan dalam rice cooker. Selanjutnya adalah Saklar, berfungsi untuk pemindah posisi dari cooking ke warming, atau sebaliknya.


Tombol saklar ditekan oleh tuas yang tergerak otomatis oleh thermostat, atau melalui tombol panel secara manual. Komponen terakhir adalah Panel Lampu Led yang terdiri dari led indikator untuk penunjuk posisi cooking dan warming.


Nah dengan perkenalan singkat komponen rice cooker tadi, kita bergerak ke bagian yang lebih seru: Bagaimana prinsip kerja rice cooker?
Prinsip kerja rice cooker dalam memanaskan tidak jauh berbeda seperti prinsip kerja setrika. Yaitu energi panas dihasilkan dari elemen yang berperan sebagai pengubah energi listrik ke energi panas. Caranya sama persis seperti yang dipakai di atau pemanas air listrik.


Rice cooker bekerja dengan cara menaikkan temperatur air sampai mencapai titik didih air. Panas akan tersalurkan ke dalam panci dimana beras dan air diletakkan. Air akan menguap pada suhu 100 derajat celcius. Pada suhu tersebut, semua air tentu akan habis menguap. Jadi, nasi pun masak tepat saat air di dalam panci sudah habis.

Di bagian bawah rice cooker terdapat komponen thermostat. Thermostat berperan sebagai detektor apakah air sudah menyentuh titik didihnya atau belum. Saat air sudah mencapai titik didihnya (100 derajat celcius), rice cooker akan mempertahankannya beberapa saat untuk membiarkan semua air menguap, lantas menurunkan lagi suhu menjadi sekitar 60 derajat celcius. Dengan tujuan suhu yang tersisa di dalam panci akan digunakan untuk menghangatkan nasi.

Friday, February 7, 2014

6:22 AM

Cara Kerja Dispenser

Dispenser ialah salah satu alat yang mambutuhkan listrik untuk dapat menjalankan sistem pemanas sekaligus sistem pendinginnya. Dispenser yang efektif adalah dispenser yang bisa digunakan untuk memanaskan dan mendinginkan air.

Di dalamnya terdapat heater, yang biasanya memakai daya sekitar 200-300 Watt, sebagai komponen utama pemanas, dan kompresor pendingin sebagai penjalan mesin pendingin. Demi efisiensi, biasanya kita menggunakan galon bervolume 19 liter air untuk ditempatkan di dispenser.

Di bagian atas tubuh dispenser terdapat tabung yang dibuat dari materi steinles steel, yang di bagian luar tabungnya dililitkan pipa tembaga ukuran 1/4, berfungsi sebagai pendingin air. Lilitan pipa di luar tabung dapat disamakan dengan sebuah evaporator pada pendingin ruangan atau pada kulkas.

Selanjutnya, air panas akan mengalir keluar melalui salah satu kran, biasanya berwarna merah, karena air panas dalam tabung menghasilkan suatu tekanan. Lalu air dingin akan mengalir dari salah satu kran, biasanya berwarna biru, didasari oleh proses gravitasi.

Ada Berbagai Macam Jenis Dispenser:

1. Biasa, adalah dispenser yang tidak menggunakan sistem pemanas maupun sistem pendingin. Dispenser ini hanya bisa digunakan untuk mengalirkan air dari galon.

2. Normal and Hot, adalah dispenser yang menggunakan sistem pemanas, namun tidak mempunyai sistem pendingin. Dispenser jenis ini dapat digunakan hanya sebatas untuk memanaskan air dan mengambil air normal (tidak dingin dan tidak panas).

3. Extra Hot dan Hot, adalah dispenser yang dapat dipakai untuk memanaskan dan mendidihkan air. Ideal untuk ditempatkan di dalam kantor dan ruang meeting, karena para pekerja kerap menyeduh minuman panas seperti kopi dan semacamnya.

4. Cold and Hot, adalah dispenser yang dapat digunakan untuk memanaskan maupun mendinginkan air. Merupakan jenis dispenser yang paling sering dikonsumsi masyarakat.

Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang penting. Bagaimana prinsip kerja sebuah dispenser? Pertama kita akan membahas dari sisi pemanasnya dulu.

Di dalam dispenser, air akan mengalir dengan siklus seperti ini: galon – tabung penampung – tabung pemanas – kran – gelas. Proses pemanasan terjadi pada saat air masuk dalam tabung pemanas. Tabung pemanas terbuat dari logam, memiliki sensor suhu, dan dikelilingi oleh elemen pemanas di sekitar tabungnya.

Sensor suhu akan memicu pemanas untuk bekerja. Suhu tinggi dari elemen pemanas akan diserap oleh air yang bersuhu lebih rendah, lalu setelah suhu air mencapai panas maksimal, sensor suhu akan memutuskan arus listrik pada tabung elemen pemanas. Jika Anda memperhatikan, di dispenser ada semacam lampu indikator untuk pemanas. Lampu indikator yang menyala (di beberapa dispenser akan berwarna merah) menandakan elemen pemanas sedang bekerja, dan sebaliknya.

Jika lampu indikator mati atau standby (di beberapa dispenser akan berganti warna menjadi hijau), berarti air sudah mencapai panas maksimal dan siap digunakan.

Satu hal yang penting diingat, yaitu pastikan air penuh pada tabung pemanas saat menyalakan dispenser. Karena jika tabung pemanas ternyata dalam keadaan kosong dan elemen pemanas bekerja, suhu tinggi yang tidak terserap oleh air malah akan merusak tabung pemanas dan komponen lainnya.

Pada tabung dispenser juga dipasang thermostat yang berfungsi sebagai pembatas kerja heater agar tidak terus-menerus bekerja yang akan membuat suhu air menjadi berlebihan.

Lalu, bagaimana sistem pendingin pada dispenser bekerja?

Ternyata cara kerja pendingin air pada dispenser bisa dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Sistem Fan

Proses pendinginan ini tercipta dengan cara menyerap suhu tinggi air saat air berada di tampungan. Namun faktanya, fan hanya sebagai alat bantu mempercepat pelepasan panas pada air, sehingga suhu air hanya akan turun sedikit. Selanjutnya, air yang berada di tampungan akan dikeluarkan melalui kran dan siap untuk dikonsumsi.

2. Sistem Refrigran

Proses pendinginan ini sama seperti sistem refrigran pada kulkas, namun evaporatornya dimasukkan dalam tampungan air, sehingga air di sekitar evaporator akan menjadi dingin. Hasil pendinginan air dengan sistem refrigran lebih maksimal dibandingkan sistem fan.

Thursday, February 6, 2014

6:42 AM

Prinsip Kerja Kulkas (Lemari Es)

Kulkas menjadi salah satu kebutuhan yang krusial bagi rumah tangga masyarakat Indonesia di masa sekarang. Kulkas umumnya digunakan untuk menyimpan bahan makanan mentah, sayur-sayuran, buah-buahan, minuman kaleng, dan es krim agar tidak membusuk, tahan lama, dan tetap terjaga awet di dalam suhu yang telah dikondisikan.

Bila dikategorikan secara umum, ada 9 komponen utama dalam kulkas dengan fungsinya masing-masing, yaitu:

1. Kompresor

2. Kondensor

3. Filter

4. Evaporator

5. Thermostat

6. Heater

7. Fan Motor

8. Overload Motor Protector

9. Bahan Pendingin
Penjelasan:

1. Yang pertama adalah Kompresor, merupakan unsur terpenting yang berfungsi untuk memompa bahan pendingin ke seluruh bagian.

2. Selanjutnya adalah Kondensor, berfungsi sebagai alat penukar kalor dalam proses perubahan wujud gas bahan pendingin, yang pada suhu dan tekanan tinggi diubah menjadi wujud cair.

3. Lalu ada Filter, yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang mungkin terbawa masuk aliran pendingin ke kulkas setelah proses sirkulasi.

4. Ada Evaporator, memiliki fungsi untuk menyerap kalor dari benda yang dimasukkan, kalor yang sudah terhisap akan mendinginkan bahan makanan itu.

5. Komponen kelima adalah Thermostat, berperan sebagai pengatur kerja kompresor secara otomatis berdasar pada batasan suhu di setiap bagian kulkas.

6. Lalu ada Heater, berguna untuk mencairkan bunga es yang terbentuk di dalam evaporator.

7. Selanjutnya ada Fan Motor, digunakan untuk menghembuskan udara dingin dari evaporator ke seluruh bagian kulkas dan mendorong udara melalui kompresor.

8. Lalu ada Overload Motor Protector, berguna sebagai pelindung komponen #listrik dari kerusakan apabila arus listrik yang dihasilkan kompresor melebihi normal.

9. Komponen terakhir adalah Bahan Pendingin (Refrigerant), berwujud sebagai zat yang mudah diubah bentuknya dari wujud gas menjadi wujud cair, atau sebaliknya.

Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang lebih seru. Bagaimana prinsip kerja dari kulkas?

Semua berawal dari Hukum Termodinamika. Hukum Termodinamika berlaku untuk prinsip kerja lemari es. Seperti yang kita ketahui, energi panas selalu bergerak menuju ke daerah yang lebih dingin. Bagaimana lemari es bisa melakukan hal yang sebaliknya? Mengalirkan energi panas dari dalam ke udara yang lebih hangat di luar?

Meskipun memiliki cara kerja yang berlawanan, prinsip kerja lemari es masih berhubungan erat dengan hukum perpindahan kalor. Sebuah lemari es harus melakukan tugas untuk membalikkan arah normal aliran energi panas. Tugas itu melibatkan penggunaan energi yang bertujuan untuk memindahkan sesuatu, dan untuk melakukannya sebuah lemari es membutuhkan energi. Dalam kasus ini, energi itu disediakan oleh listrik.


Credit: researchthetopic.wikispaces.com


Kunci proses kulkas dan sistem pendingin lain agar dapat bekerja terdapat pada refrigeran. Refrigeran ialah zat semacam Freon yang bertitik didih rendah sehingga dapat memfasilitasi perubahan bentuk antara cair dan #gas. Sebagai cairan, refrigeran berperan dalam penyerapan energi panas dari udara dingin di dalam lemari es untuk diubah menjadi gas.

Jadi pertama-tama, energi panas ditransfer ke dalam lemari es untuk menjadi cairan dingin yang melewati sebuah mesin evaporator. Lalu referigeran, yang sudah dibahas sebelumnya, menyerap energi panas agar menjadi lebih hangat lalu akhirnya berubah bentuk menjadi gas. Gas yang terbentuk sebelumnya, dialirkan melalui compressor agar cairan pendingin memiliki temperatur yang lebih tinggi.

Refrigeran dengan suhu yang lebih tinggi tersebut selanjutnya mengalir melalui kondensor, dimana terjadi transfer #energi panas ke kumparan pendingin kondensor. Akhirnya, refrigeran tersebut kehilangan energi panasnya dan berubah menjadi energi dingin kembali, serta mengalami peristiwa kondensasi menjadi cairan.

Selanjutnya refrigeran masuk ke tabung Ekspansi, dimana merupakan tempat yang memiliki ruangan untuk menyebarkan cairan keluar dalam rangka menurunkan suhu menjadi lebih rendah. Cairan dingin hasil refrigeran tersebut kemudian mengalir kembali ke evaporator. Selanjutnya siklus itu kembali berulang.

Wednesday, February 5, 2014

2:50 PM

Seismograf

Sebuah pertanyaan sederhana yang kerap terlintas. Bagaimana menghitung kekuatan gempa bumi dengan daya rambatnya? Bagaimana alat pengukur itu bekerja?


Beberapa akan menjawab seismometer, sedangkan sisanya akan mengatakan seismograf. Kerap terjadi kebingungan antara tertukarnya pengertian dua kata di atas, yaitu seismometer dengan seismograf. Tulisan ini akan berusaha untuk menjawab itu, sekaligus menjelaskan cara kerja seismometer dan seismograf.


Seismometer adalah alat yang digunakan untuk mengetahui perubahan getaran permukaan tanah. Seismometer biasanya digunakan untuk hal yang berkaitan dengan peristiwa gempa bumi. Sedangkan seismograf memiliki cara kerja yang lebih rinci. Seismograf adalah seperangkat alat yang terdiri dari bandul pemberat dengan pensil di ujungnya. Jadi saat terjadi gempa bumi atau goyangan, pensil akan ikut bergetar dan merekam sebuah pola dalam selembar kertas.


Seismograf


Seismograf adalah alat pencatat parameter gempa yang dirangkai bersama dengan seismometer. Sebuah seismograf dapat mencatat gempa komponen vertical dan komponen horizontal. Ketika peristiwa gempa bumi terjadi, getaran yang pertama direkam seismograf adalah gelombang tubuh (body wave). Gelombang tubuh terbagi lagi menjadi dua, yaitu gelombang primer dan sekunder.


Gelombang primer yang memiliki cepat rambat gelombang paling tinggi adalah gelombang yang terekam pertama, diikuti rekaman gelombang sekunder dengan cepat rambat gelombang yang lebih rendah. Gelombang permukaan (surface wave) sampai terakhir karena memiliki cepat rambat yang paling rendah. Seismograf mencatat semuai itu dalam bentuk seismogram.


Dari grafik yang terlihat di seismogram itu, pemerintah atau institusi yang diberi kewenangan dapat mengeluarkan peringatan akan adanya bahaya. Tentu sebelumnya grafik itu telah dikalibrasi sehingga peringatannya tidak keliru dan terjamin akurat.


Nah, mengapa kadang sampai getaran terkecil pun masih bisa ditangkap oleh seismograf, namun tidak oleh manusia?


Gempa bumi adalah vibrasi permukaan bumi. Permukaan hanya melibatkan kerak bumi, dimana terjadi pergesekan sebongkah kerak dengan kerak yang lain, dengan kekuatan dan pergerakan yang signifikan. Energi dari pergerakan ini diubah menjadi getaran di dalam #bumi. Selanjutnya, getaran ini dapat dirasakan sampai ratusan kilometer.


Getaran-getaran ini adalah sejenis gerakan gelombang yang bergerak dengan kecepatan yang bervariasi melalui kerak bumi. Karena kadang getaran-getaran itu menempuh jarak yang tidak dekat, bisa jadi Anda tidak dapat melihatnya, bahkan ketika sudah sampai di bawah kaki Anda. Tetapi seismograf dapat. Beginilah cara kerjanya:


Ada beberapa skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan gempa. Yaitu skala Omori, Mercalli, Cancani, dan Richter. Skala richter merupakan skala yang paling terkenal, serta yang paling sering digunakan untuk mengukur kekuatan gempa, umumnya disebut dengan magnitude (M).


Berdasarkan skala-skala ini, kita dapat memahami potensi kekuatan gempa bumi yang pada akhirnya berguna dalam perencanaan tata kota. Seperti desain jalan raya, konstruksi bangunan, jembatan layang, bandara, dan lain-lain.


Berdasarkan skala Richter, kekuatan gempa bumi dapat dibagi menjadi:


•) > 3,5 Terekam, namun biasanya tidak terasa.


•) 3,5-5,4 Sering terasa, namun jarang menimbulkan kerusakan.


•) < 6,0 Berpotensi menyebabkan kerusakan berat pada bangunan yang kurang kuat.


•) 6.1-6.9 Berpotensi menyebabkan kerusakan fisik dan memakan korban jiwa sampai radius 100 km.


•) 7.0-7.9 Tergolong gempa besar. Berpotensi menyebabkan kerusakan serius dengan cakupan wilayah yang luas.


•) > 8 Gempa bumi besar. Berpotensi menyebabkan kerusakan serius, dengan cakupan wilayah beberapa ratus km.


Dengan semakin berkembangnya teknologi, sekarang alat pendeteksi gempa sudah dilengkapi dengan hasil catatan yang lebih akurat dan terperinci.

Saturday, February 1, 2014

11:10 PM

Termometer Digital

Siapa yang tidak tahu alat termometer. Kita semua pasti pernah menjumpai alat ini di berbagai tempat. Seperti di rumah sakit, sekolah, atau bahkan di rumah kita sendiri. Kamu mau tahu cara kerjanya?

Termometer merupakan sebuah alat yang berfungsi memberikan informasi mengenai #suhu derajat pada suatu benda, ruang, ataupun zat. Bisa juga berarti alat untuk mengukur suhu dengan cepat dan menyatakan dengan suatu angka. Atau alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur).

termometer digital

credit: catatankimia.com


Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur.

Saat ini banyak jenis-jenis termometer. Jenis termometer ini tergantung pada jangkauan suhu yang diukur, ketelitian yang diinginkan dan sifat-sifat dari bahan yang digunakan.

Beberapa sifat yang mutlak dibutuhkan oleh sebuah termometer adalah :

- Skalanya mudah dibaca.

- Aman untuk digunakan.

- Kepekaan pengukurannya.

- Lebar jangkauan suhu yang mampu diukur.

Termometer digital merupakan alat ukur suhu yang dibuat khusus dalam bentuk digital, dimana ia mampu memberikan tingkat akurasi yang tinggi dalam menyatakan besaran suhu pada suatu benda, ruang, maupun zat.

Termometer digital termasuk ke dalam jenis termometer, yakni alat yang digunakan untuk mengukur jumlah suhu suatu benda atau tubuh. Termometer digital prinsip kerjanya digital dan tidak manual, lebih akurat dan lebih canggih.

Termometer digital tersebut biasanya memakai termokopel sebagai sensornya. Sensor tersebut berguna untuk membaca perubahan nilai tahanan.

Termometer digital yang banyak dijumpai di pasaran, biasanya mengusung beberapa komponen utama, diantaranya adalah alat sensor berupa termokopel, kemudian komparator, analog, display, dan decorder display.

Secara sederhana termokopel tersebut berupa dua buah kabel yang dibuat dari jenis logam yang berbeda ujungnya, bagian ujungnya saja disatukan atau dilas. Titik penyatuan tersebut disebut dengan hot junction. Prinsip kerjanya dengan memanfaatkan bentuk karakteristik hubungan antara tegangan atau voltase dengan temperatur.

Tidak seperti alat ukur suhu jenis lain, jenis yang satu ini mampu memberikan akurasi nilai suhu yang jauh lebih tepat. Selain itu, ia juga memiliki desain yang jauh lebih modern dengan bentuk yang sangat praktis untuk digunakan atau dibawa kemana saja.

Prinsip kerja Termometer Digital.

Termometer digital, biasanya menggunakan termokopel sebagai sensornya untuk membaca perubahan nilai tahanan. Secara sederhana termokopel berupa dua buah kabel dari jenis logam yg berbeda yang ujungnya, hanya ujungnya saja, disatukan (dilas). Titik penyatuan ini disebut hot junction. Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik hubungan antara tegangan (volt) dengan temperatur. Setiap jenis logam, pada temperatur tertentu memiliki tegangan tertentu pula.

Pada temperatur yang sama, logam A memiliki tegangan yang berbeda dengan logam B, terjadilah beda tegangan (kecil sekali, miliVolt) yang dapat dideteksi. Jadi dari input temperatur lingkungan setelah melalui termokopel terdeteksi sebagai perbedaan tegangan (volt).

Beda tegangan ini kemudian dikonversikan kembali nilai arusnya melalui pengkomparasian dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt kemudian dijadikan besaran temperatur yang ditampilkan melalui layar/monitor berupa seven segmen yang menunjukkan temperatur yang dideteksi oleh termokopel.

Jangan lupa sediakan termometer di rumah anda yang mungkin bisa kita gunakan sebagai antisipasi pengukur #suhu badan anak kita bila ada yang sakit.
10:10 PM

Prinsip Kerja Penangkal Petir

Petir merupakan fenomena alam yang selalu menghantarkan muatan listriknya ke bumi tanpa kendali dan dapat menyebabkan kerugian harta benda dan bahkan nyawa manusia sekalipun. Apabila aliran listrik akibat sambaran petir mengalir melalui tubuh manusia maka organ tubuh yang dilaluinya akan mengalami shock (terkejut).

Arus tersebut dapat menyebabkan terhentinya kerja jantung. selain itu efek rangsangan dan panas akibat dari arus petir pada organ tubuh dapat juga melumpuhkan jaringan otot bahkan bila energinya terlalu kuat dapat menghanguskan tubuh manusia.

Petir

credit: http://m2mexacta.blogspot.com/


Petir telah banyak membuat kerugian pada manusia dan kerusakan pada peralatan sejak dulu. Semakin banyaknya pemakaian alat elektronik dan peralatan tegangan rendah saat ini telah meningkatkan jumlah statistik kerusakan yang ditimbulkan oleh pengaruh sambaran petir baik langsung maupun tidak langsung.

Manusia merasa terancam dengan adanya fenomena alam tersebut.

Maka dari itu manusia berusaha menciptakan sebuah alat yang dapat menghindari sambaran petir yang dapat merusak atau bahkan menghilangkan nyawanya sendiri. Bila kita melihat atau sedang terjadi hantaran petir sebaiknya kita menghindari tempat yang terbuka dan basah.

Penangkal petir adalah perangkat yang digunakan untuk menyalurkan listrik dari petir ke tanah. Penangkal petir diperlukan agar aliran listrik dari petir bisa ‘dijinakkan’ sehingga tidak membahayakan struktur atau makhluk hidup.

Alat ini sering disebut pula sebagai konduktor petir atau batang Franklin. Penangkal petir secara luas digunakan di seluruh dunia sebagai sistem perlindungan petir.

Penangkal petir dianggap efektif karena mengurangi kerugian terkait kebakaran dan kerusakan struktural akibat sambaran petir. Alat ini umumnya terbuat dari logam, idealnya logam yang sangat konduktif seperti tembaga.

Ketika petir menyambar logam tersebut, listrik akan disalurkan melalui kawat menuju ke tanah (grounding). Penangkal petir bekerja dengan mengalihkan listrik dari struktur bangunan yang rentan. Itu sebab, alat ini lazim dipasang di atap bangunan.

Cara kerja penangkal petir adalah saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah akan segera tertarik. Muatan listrik kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor , menuju ke ujung batang penangkal petir.

Ketika muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif.

Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah, melalui kabel konduktor, dengan demikian sambaran petir tidak mengenai bangunan tetapi dinetralisirkan kedalam tanah.

Penangkal petir harus dihubungkan dengan kawat atau kabel yang akan langsung menyalurkan energi listrik ke tanah, alih-alih merambat melalui kabel telepon atau listrik yang bisa memicu kebakaran. Benjamin Franklin merupakan orang yang diakui sebagai penemu penangkal petir.

Franklin melakukan sejumlah eksperimen dengan petir, termasuk menggunakan layang-layang yang dicanteli kunci. Dia merupakan ilmuwan yang sangat tertarik mengeksplorasi petir dan listrik. Menyadari bahwa petir merupakan ancaman besar, Franklin datang dengan ide penangkal petir yang kemudian langsung melejit kepopulerannya.

Ratusan tahun kemudian, orang masih menggunakan desain dasar yang ditemukan Benjamin Franklin. Ada beberapa perdebatan bagaimana bentuk ujung penangkal petir. Penangkal petir rancangan Franklin berbentuk seperti jarum raksasa dengan ujung yang lancip.

Banyak orang Amerika menyukai desain ini karena dianggap sangat efektif. Namun, sebagian desainer Inggris berpendapat bahwa penangkal petir akan lebih baik jika ujungnya berbentuk bola.

Semua perbedaan desain ini tampaknya sama-sama bekerja efektif. Perbedaan desain penangkal petir akhirnya lebih ditentukan oleh preferensi masing-masing pengguna.
6:39 AM

Cara Kerja Mesin ATM

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sudah akrab dengan ATM. Dengan perkembangan teknologi yang pesat saat ini, fasilitas yang disediakan ATM cukup memadai mulai dari transfer, penarikan tunai, bahkan pembayaran tagihan.

Dalam bahasa Indonesia kata ATM berarti Anjungan Tunai Mandiri, sedangkan dalam bahasa Inggris berarti Automatic Teller Machine. ATM adalah alat elektronik yang memudahkan nasabah untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh “teller” manusia.

Mesin ATM sering ditempatkan di beberapa lokasi strategis, seperti restoran, bandar udara, pusat perbelanjaan, pasar, dan kantor bank itu sendiri.

Di masa globalisasai seperti saat ini, kartu ATM bukanlah suatu barang langka, tapi sebuah kebutuhan yang harus dimiliki setiap orang. Terkadang, setiap orang tidak hanya menggunakan satu buah kartu ATM, tapi dua, tiga atau bahkan bisa lebih dari lima kartu setiap orangnya, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Namun, kali ini kita tidak akan membahas mengenai kartu ATM melainkan mesin ATM itu sendiri. Tahukah kamu bagaimana cara kerja mesin ATM? Yuk kita simak penjelasan berikut ini.

Cara Kerja Mesin ATM

Komponen ATM terdiri dari kotak ATM, layar monitor, tombol angka dan kamera (optional) yang biasa terlihat dari luar. Sedangkan di dalamnya terdiri dari satu unit computer CPU, keyboard, kotak uang, printer kecil, modem, dan card reader.

Cara kerja mesin ATM mudah dan sederhana. Yang pertama kamu lakukan ialah memasukkan kartu ATM ke dalam mesin. Setelah kartu dimasukkan, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang berfungsi sebagai pembaca dan penerima #data. Setelah dibaca, data dikirim ke sistem komputerisasi bank.

Cara Kerja Mesin ATM

ATM adalah merupakan sebuah terminal data yang mempunyai dua perangkat input dan empat perangkat output. Seperti halnya sebuah terminal data, ATM harus memiliki koneksi ,terhubung, dan berkomunikasi melalui sebuah host processor (pusat proses).

Pusat proses yang disertai oleh Internet service provider (ISP) yg berfungsi sebagai jalur gateway untuk menuju keberbagai macam jaringan ATM dan menjadikan berfungsi bagi si pemegang kartu ATM (orang yang menginginkan uang).

Pada umumnya, pusat proses yang mendukung dapat melalui Leased-line atau jalur kontrak (sewa) maupun mesin dial-up (telepon). Mesin Leased-line terhubung langsung pada pusat proses melalui empat kabel (four-wire), point-to-point, dedicated telephone line (pilihan jalur telepon).

Dial-up ATMs terhubung ke pusat proses melalui sambungan telepon normal menggunakan modem dan sambungan nomor bebas pulsa, atau melalui penyedia layanan internet yang menggunakan akses nomor local.

Leased-line ATMs disarankan untuk digunakan pada lokasi yang padat karena kemampuan kerja thru-put yg cukup berat, dan dial-up ATMs disarankan untuk digunakan pada toko atau lokasi yang tidak ramai dimana penggunaan hanya sekedar mengambil uang. Biaya yang diperlukan untuk sebuah mesin ATM dial-up kurang dari setengahnya mesin ATM leased-line. Biaya operasi #mesin ATM dial-up juga hanya sebagian kecil dari biaya operasi mesin ATM leased-line.

Pusat proses mungkin dapat dimiliki oleh sebuah bank atau instansi keuangan, atau mungkin juga dimiliki oleh penyedia layanan internet yg berdiri sendiri. Jika dimiliki bank, biasanya hanya mendukung mesin ATM bank itu sendiri, dimana hanya proses tunggal yang tersedia bagi pemilik toko atau tempat usaha.

Mesin ATM

Mesin ATM


Sebenarnya komponen ATM itu terdiri dari :

- Kotak ATM

- Tombol Angka

- Layar Monitor

- Kamera

Sementara bagian dalamnya terdiri atas:

- unit Komputer

- keyboard

- modem

- kotak uang

- printer kecil

- card reader / pembaca kartu
6:15 AM

Prinsip Kerja Kipas Angin

Siapa yang tidak mengenal kipas angin? Kipas angin digunakan untuk menghasilkan angin. Fungsi yang paling utama adalah untuk penyegar udara, pendingin udara/menjaga suhu, ventilasi dan pengering.

Perkembangan kipas angin semakin bervariasi, baik dari segi ukuran, fungsi ataupun penempatan posisi. Ukuran kipas angin mulai dari kipas angin mini yang dipegang tangan hingga kipas angin berdiri.

Cara mengontrol kecepatan dilakukan dengan tiga cara yaitu menggunakan pemutar, tali penarik serta remote control. Perputaran baling-baling kipas angin dibagi dua yaitu centrifugal (Angin mengalir searah dengan poros kipas) dan Axial (Angin mengalir secara pararel dengan poros kipas).

Komponen utama kipas angin yaitu :

Motor penggerak

Motor memiliki #kumparan utama dan kumparan bantuk yang diseri dengan kapasitor.

Bagian kipas

Kipas yang berbentuk baling-baling adalah bagian yang berputar dan satu poros dengan rotor #motor. Bagian kipas terlindungi oleh rumah kipas berbentuk kisi-kisi atau tralis.

Rumah kipas

Bentuknya kisi-kisi atau tralis.

Rumah motor

Rumah motor adalah tempat dudukan untuk meletakkan motor dan komponen lain dan dibuat dari bahan ebonite.

Stand atau dudukan kipas lengkap dengan pengatur kecepatan.

Alat ini untuk menempatkan kipas dan rotor penggeraknya, dilengkapi dengan alat/tombol pengatur kecepatan serta tombol on/off motor.

Prinsip Kerja Kipas Angin.png

PRINSIP KERJA KIPAS ANGIN

Pada kipas angin sumber AC :

Adanya arus bolak-balik masuk menuju kipas angin.

Dalam kipas angin terdapat motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak.

Kumparan besi di dalam motor listrik yang terletak pada bagian yang bergerak beserta sepasang pipih berbentuk magnet U pada bagian yang diam.

Adanya listrik yang mengalir pada lilitan kawat di dalam kumparan besi membuat kumparan besi tadi menjadi sebuah magnet.

Karena sifat magnet yang saling tolak menolak pada kedua kutubnya maka gaya tolak menolak magnet antara kumparan besi di dalam motor listrik dan sepasang magnet tersebut membuat gaya berputar secara periodik pada kumparan besi tersebut.

Oleh karena baling-baling kipas angin dikaitkan ke poros kumparan tersebut. Ada penambahan tegangan listrik pada kumparan besi dan menjadi gaya kemagnetan yang ditujukan untuk memperbesar hembusan angin pada kipas angin.

Cara kerja kipas angin adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Dengan menggunakan motor listrik yang berguna untuk mengubah energi listrik menjadi energy gerak. Dalam motor listrik tersebut, ada kumparan besi yang bergerak dan sepasang magnet U pada bagian yang diam. Saat listrik mengalir pada lilitan kawat dalam kumparan besi, peristiwa ini mengubah kumparan besi menjadi magnet.

Magnet tersebut menghasilkan gaya berputar secara periodik pada kumparan besi, Hal ini disebabkan oleh sifat magnet yang saling tolak menolak pada kedua kutubnya, sehingga gaya tolak menolak magnet antara sepasang magnet dan kumparan besi membuat gaya berputar.

Oleh karena itu, poros kumparan menjadi tempat baling-baling kipas angin dikaitkan. Untuk memperbesar hembusan angin pada kipas angin, perlu penambahan tegangan listrik pada kumparan besi agar cara kerja kipas angin lebih optimal. Bila saklar dinyalakan maka arus listrik akan mengalir pada kumparan stator motor dan menimbulkan gaya gerak listrik sehingga rotor motor berputar, di ujung rotor dipasang kipas untuk mengerakan putaran kipas.
6:10 AM

Prinsip Kerja Baterai

Baterai merupakan salah satu bagian penting di bidang elektronika praktis. Coba kalian amati mainan ataupun jam dinding yang ada di rumah kalian. Apakah menggunakan baterai?? Kehidupan manusia sehari-hari kini tidak terlepas dari baterai.

Baterai sebagai sumber energi alat-alat elektronik seperti jam dinding, radio, laptop, senter dan alat-alat elektronik lainnya tentu sangat akrab ditelinga kita.

Sebagian besar peralatan elektronik di sekitar kita mengandalkan baterai sebagai sumber energi. Sebut saja misalnya, remote, MP3 Player, telepon selular, lampu senter, laptop, komputer, radio, mainan, dan sebagainya.

Baterai Li-Ion

Baterai terdiri dari tiga komponen penting, yaitu :

1.Batang karbon sebagai anoda/kutub positif baterai.

2.Seng (Zn) sebagai katoda/kutub negatif baterai.

3.Pasta sebagai elektrolit/penghantar.

Baterai yang dapat ditemui di pasaran sangat beraneka ragam jenisnya dan terus mengalami perkembangan, baik dalam bentuk maupun fungsinya. Jenis baterai rumah tangga adalah jenis baterai yang banyak digunakan dalam hubungannya dengan produk elektronik.

Baterai rumah tangga ukurannya kecil dan mudah dibeli secara eceran. Baterai ini memiliki listrik 1,5 V dan sering digunakan untuk peralatan rumah tangga yang berukuran kecil.

Baterai dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu :

Baterai Primer yaitu baterai yang hanya dapat digunakan satu kali, dan tidak dapat diisi ulang. Atau bisa disebut juga baterai sekali pakai.

Baterai Sekunder yaitu baterai yang dapat digunakan berulang kali dengan mengisi kembali setelah energinya habis dipakai atau baterai isi ulang. Misalnya baterai yang terdapat pada telepon genggam.
Cara Baterai Bekerja:

Bagaimana sih cara kerja baterai itu? Pada dasarnya cara penggunaan baterai sangat sederhana.

Baterai merupakan alat yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia saat pengisian dan mengubah #energi kimia menjadi energi listrik saat digunakan. Baterai memiliki dua kutub yaitu kutub pertama yang bertanda positif (+) dan kutub kedua yang bertanda negatif (-).

Prinsip Kerja Baterai

Di dalam baterai ada beberapa sel listrik, dan sel listrik tersebut menjadi tempat menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia. Elektroda-elektroda yang tersimpan di dalam baterai ada yang negatif ada pula yang positif. Elektroda negatif disebut katoda, yang memiliki fungsi sebagai pemberi elektron. Sedangkan elektroda positif, disebut anoda yang berfungsi sebagai penerima elektron.

Ada aliran arus #listrik yang mengalir dari kutub positif (anoda) ke kutub negatif (katoda). Sedangkan elektron akan mengalir dari kutub negatif menuju kutub positif.

Di dalam baterai sendiri, terjadi sebuah reaksi kimia yang menghasilkan elektron. Kecepatan dari proses ini (elektron, sebagai hasil dari elektrokimia) mengontrol seberapa banyak elektron dapat mengalir diantara kedua kutub. Elektron mengalir dari baterai ke kabel dan tentunya bergerak dari kutun negatif ke lutub positif tempat dimana reaksi kimia tersebutr sedang berlangsung.

Dan inilah alasan mengapa baterai bisa bertahan selama satu tahun dan masih memiliki sedikit power, selama tidak terjadi reaksi kimia atau selama kita tidak menghubungkannya dengan kabel atau sejenis Load lain. Seketika kita menghubungkannya dengan kabel maka reaksi kimia pun dimulai.

Lalu bagaimana komponen-komponen tersebut bisa menghasilkan aliran listrik? Begini, anoda dan katoda terbuat dari bahan yang dapat bereaksi dengan bahan elektrolitnya. Saat anoda dan elektrolit bereaksi, terbentuklah satu senyawa baru yang menyisakan satu elektron. Sebaliknya, reaksi antara katoda dan elektrolit membutuhkan satu elektron.

Jadilah sisa elektron dari reaksi anoda dan elektrolit tadi dikirimkan ke katoda agar katoda dapat bereaksi dengan elektrolit. Perpindahan elektron inilah yang dapat menimbulkan aliran listrik dari sebuah baterai.
5:56 AM

Cara Kerja Mesin Jahit

Ketika melihat bagian celana saya yang robek, sempat terlintas di pikiran saya bagaimanakah sebuah mesin jahit dapat bekerja? Untuk mencari jawabannya maka searchinglah melalui google.

Sejarah

Sebelum ditemukannya mesin jahit, menjahit pakaian hanya dilakukan dengan benang dan sebuah jarum yang ditemukan pada pertama kalinya di abad ke-14 dan kemudian dipatenkan oleh Charles Weisenthal pada tahun 1755 untuk digunakan pada sebuah mesin. Kemudian pada tahun 1790, Thomas Saint mematenkan mesin jahit buatannya yang ternyata tidak berhasil untuk digunakan. Sejak saat itu banyak orang yang berusaha untuk membuat mesin jahit tapi selalu gagal.

Barulah pada tahun 1830, Barthelemy Thimonnier penjahit asal perancis berhasil membuat sebuah mesin jahit yang dapat bekerja dengan menggunakan sebuah benang dan jarum kait seperti jarum bordir. Mesin temuannya itu disambut dengan buruk oleh masyarakat, karena dianggap akan menimbulkan banyaknya pengangguran.

Kemudian pada tahun 1846, Elias Howe asal Amerika Serikat berhasil membuat sebuah mesin jahit dengan dua buah benang dari arah berlawanan dan jarum yang mempunyai lubang pada ujungnya. Tahun 1860, Isaac Singer mencipkan mesin jahit yang bisa digerakkan menggunakan kayuhan pedal kaki yang kemudian dipasarkan secara besar-besaran.

Cara Kerja Mesin Jahit 2 Benang

- Benang pertama ada pada ujung jarum yang berlubang sedangkan jarum kedua digulung dalam sekoci

- jarum tersebut kemudian membawa benang pertama menembus kain hingga mencapai posisi terjauhnya

- ketika jarum naik benang pertama ditinggal dan kemudian akan membentuk sebuah lengkungan

- hook (kait) yang berada diluar sekoci mkemudian akan mengait benang dan membawanya mengelilingi sekoci, sehingga benang kedua dapat masuk diantara lengkungan benang pertama tadi

- kemudian setelah benang kedua masuk ke lengkungan benang pertama, jarum akan kembali turun dan mengakibatkan benang pertama mengencang dan mengikat benang kedua

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini

cara kerja 1


sewing-machine-chain

cara kerja 2


sewing-machine-lock
- Pada bagian bawah kain terdapat gerigi yang fungsinya untuk menggeser kain, sehingga jarum terus berada beberapa milimeter dari posisi tusukkan jarum sebelumnya

Jenis Mesin Jahit

Berdasarkan cara operasional:

- Mesin Jahit Manual/Mekanik

- Mesin Jahit Listrik

- Mesin Jahit Komputer

Berdasarkan fungsi dan mekanisme kerja:

- 1-needle, straight stitch sewing machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara lurus.

- Overlock/Safety-stitch sewing machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit tepian kain untuk mengunci serta mempercantik kain jahit.

- Zigzag Stitch Sewing Machine
Mesin jahit ini digunakan untuk menjahit secara zigzag.

- Buttonhole Sewing Machine
Mesin ini diapaki untuk menjahit kancing baju.

- Automatic Machine
Mesin jahit multifungsi yang bisa berfungsi seperti 4 mesin jahit diatas.

- Sewing Machine For Leather or Heavy weight materials
Mesin jahit yang digunakan untuk industri manufaktur untuk membuat sepatu,tas dan lainnya